Fiforlif Herbal

Kecelakaan yang dapat terjadi saat bercinta

In Seksualitas 75123 views
obat ejakulasi dini

Bicara tentang seks, semua orang pasti memikirkan kesenangan dan kenikmatan. Namun ada kalanya seks bisa jadi ‘menyakitkan’ dalam arti yang sebenarnya. Ini bukan tentang ‘kecelakaan’ konyol seperti terpeleset, atau jatuh dari tempat tidur, namun ‘kecelakaan’ serius yang membutuhkan perawatan medis atau sebaiknya diperiksakan pada ginekolog.

Inilah posisi seks ala kamasutra yang terbaru dan jarang terungkap!
Di antara banyak jenis ‘kecelakaan’ yang bisa terjadi saat bercinta, ada beberapa yang paling sering dan umum terjadi. Berikut adalah beberapa ‘kecelakaan’ yang paling sering dialami pasangan, dan cara untuk mengatasinya, seperti dilansir oleh Women’s Health Mag (17/06).

Berikut kecelakaan yang dapat terjadi saat bercinta

Vagina robek

Ini adalah salah satu jenis ‘kecelakaan’ yang paling sering terjadi. Ini tak ada sangkut pautnya dengan selaput dara dalam vagina wanita, namun vagina itu sendiri yang benar-benar robek. Hal ini biasa diketahui jika terdapat pendarahan setelah bercinta atau ketika wanita merasa sangat sakit di bawah sana.

Cara mengatasinya:
Salah satu alasan vagina mudah robek adalah karena vagina terlalu kering. Jadi ada cara yang sangat mudah untuk mencegahnya, yaitu menggunakan pelumas dan melakukan penetrasi ketika vagina sudah benar-benar basah. Jika sudah terlanjur robek dan Anda sering mengalami vagina yang robek dan berdarah, sebaiknya segera kunjungi ginekolog. Biasanya ginekolog akan memberikan antibiotik tertentu. Meski begitu, biasanya robekan pada vagina sangat kecil dan bisa sembuh sendiri.

Benda asing tersangkut di dalam

Ada banyak orang yang pernah mengalami ini, kebanyakan secara tak sengaja. Biasanya beberapa hal yang digunakan saat bercinta seperti kondom atau sex toy bisa tersangkut di dalam vagina. Bagi ginekolog ini termasuk benda asing dan harus segera dikeluarkan.

Cara mengatasinya:
Jika mengalami masalah ini, pertama-tama jangan panik dan ketakutan. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja dan tak jarang benda yang masuk ke dalam bisa dikeluarkan sendiri. Cara terbaik adalah dengan menunggu 10 sampai 15 menit setelah bercinta. Ini memberikan waktu bagi vagina untuk kembali ke bentuk asalnya, sehingga lebih mudah untuk mengambil benda asing tersebut. Anda bisa memasukkan dua jari untuk mencoba mengeluarkannya. namun jika ini tak berhasil, segera panggil dokter.

Kulit terbakar

Terkadang seks bisa begitu liar dengan banyak gerakan dan tak sekedar terlentang di atas kasur. Banyak pasangan yang mencoba melakukan seks di tempat lain dengan posisi yang aneh dan bisa menyebabkan cedera pada kulit, seperti rasa terbakar atau terluka.

Cara mengatasinya:
Jika Anda mengalami cedera atau rasa terbakar pada kulit saat bercinta, cobalah untuk mendinginkannya dengan air dingin atau sabun antibakteri. Jika kulit Anda benar-benar terkelupas, bersihkan dulu dengan cairan antiseptik lalu perban bagian yang luka. Lain kali harus diingat untuk tidak bercinta pada permukaan yang kasar dan bisa membuat kulit terbakar atau terluka.

Infeksi jamur

Kebanyakan wanita bisa mengalami infeksi jamur setelah mendapatkan seks oral dari pasangan atau setelah bercinta dengan pria dengan air liur yang masih tersisa pada penis. Infeksi jamur bisa terjadi karena kurangnya kebersihan dan seharusnya sangat bisa dicegah.

Cara mengatasinya:
Untuk mencegahnya, pastikan penis pasangan bersih ketika melakukan penetrasi. Jika perlu minta pria untuk membersihkan penisnya terlebih dahulu di kamar mandi setelah melakukan foreplay. Jika Anda terkena infeksi jamur lebih dari empat kali dalam setahun, kemungkinan Anda akan lebih sering lagi mengalaminya. Jadi coba hubungi ginekolog Anda untuk mengatasinya.

Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih tak hanya bisa terjadi karena adanya kuman, tetapi juga karena terlalu sering berhubungan seks. Semua orang yang pernah mengalami ini juga pasti mengetahui bahwa infeksi saluran kemih sangat menyakitkan. Namun jangan khawatir, masalah ini bisa dihindari.

Cara mengatasinya:
Salah satu cara untuk mencegah infeksi saluran kemih adalah memastikan vagina sudah sangat basah sebelum melakukan penetrasi, jika perlu gunakan pelumas. Pastikan juga pasangan tidak melakukan penetrasi terlalu awal atau terlalu kasar. Ini akan menurunkan kemungkinan terjadi iritasi yang bisa berujung pada infeksi. Cara lainnya untuk mencegah infeksi saluran kemih adalah buang air kecil sebelum bercinta dan memastikan vagina dalam keadaan bersih.

Itulah beberapa ‘kecelakaan’ dan masalah yang bisa terjadi saat bercinta. Jika belum pernah mengalaminya, hal di atas bisa menjadi informasi agar Anda bisa menghindari masalah-masalah tersebut ketika melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

foredi-gel

(Visited 50,507 times, 1 visits today)

Tags: #dewasa #seks #seksualitas

Must read×

Top
error: Content is protected !!