Fiforlif Herbal

ADHD Pada Anak: Faktor Resiko, Pencegahan, dan Penangan

In KESEHATAN ANAK 921 views
obat ejakulasi dini

Solusikesehatan.net – Bila buah hati Anda dalam keseharian sering menunjukkan gejala hiperaktif, impulsif, dan sulit memusatkan konsentrasinya, jangan terburu-buru memvonisnya sebagai anak nakal karena mungkin saja dia mengidap ADHD. ADHD pada anak adalah gangguan pada perkembangan otak atau yang disebut sebagai Attention Deficit Hypercativity Disorder. Walaupun gangguan perkembangan yang berimbas pada perilaku ini lebih sering ditemui pada anak-anak, tetapi ADHD juga bisa terjadi pada remaja bahkan orang dewasa. Menurut catatan, hingga saat ini terdapat 3% hingga 5% penderita ADHD di usia sekolah.

ADHD pada anak, penyebab ADHD, mencegah ADHD

ADHD pada anak dan faktor resikonya

Bila tak mendapatkan perlakukan yang tepat penderita ADHD berpotensi mengalami resiko yang lebih berat seiring dengan pertambahan usianya. Faktor resiko tersebut misalnya under achievement atau prestasi akademik yang rendah, kegagalan di bidang pekerjaan, kesulitan menjalin hubungan atau interaksi sosial, rasa tidak percara diri yang parah, dan bisa berakhir pada depresi kronis yang akan sangat sulit untuk diatasi daripada penderita yang mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Penyebab ADHD secara pasti masih belum diketahui secara pasti hingga saat ini, tetapi para ilmuan memfokuskan risetnya pada perkembangan dan kinerja otak. Selain itu ada beberapa faktor yang juga berdampak pada kondisi ADHD pada anak, antara lain:

  • Genetik

Anak yang mengidap ADHD sebagian besar mendapatkan kecenderungan ini dari orang tuanya.

  • Ketidakseimbangan unsur kimia otak

Kondisi ADHD juga bisa dipicu oleh kelainan otak bawaan yaitu ketidakseimbangan kimiawi pada otak atau neurotransmitter.

  • Perbedaan kinerja otak

Berdasarkan riset ternyata pada penderita ADHD bagian otak yang bertugas untuk mengontrol perhatian tak bekerja seoptimal anak-anak lain yang normal.

Memang benar bahwa ADHD hingga saat ini belum bisa disembuhkan secara total tetapi ada beberapa penanganan bagi penderita dengan menggunakan obat-obatan untuk mengendalikan sikap hiperaktif dan terapi perilaku. Terapi tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri, berinteraksi secara sosial, prestasi akademik, dan menjaga penderita dari perilaku yang membahayakan orang lain dan diri sendiri.

ADHD pada anak, penyebab ADHD, mencegah ADHD

Tips mencegah ADHD pada anak

Sebagai langkah antisipasi untuk mencegah ADHD hingga saat ini memang belum ditemukan formula yang tepat tetapi Anda bisa memperkecil resiko buah hati terserang gangguan perilaku ini dengan menjaga kondisi tubuh selama kehamilan agar tetap sehat. Jangan merokok saat sedang mengandung dan hindari lupa paparan asap rokok dari orang lain. Berdasarkan penelitian terbukti anak-anak yang ibunya merokok selama kehamilan memiliki resiko 2 kali lebih besar untuk terserang ADHD daripada anak-anak yang lain.

Selain itu hindari pula konsumsi alkohol dan obat-obatan tanpa rekomendasi dokter. Perbanyak konsumsi makanan berprotein yang dapat membantu memaksimalkan perkembangan otak anak seperti telur, daging, dan kacang-kacangan. Beristirahatlah dengan cukup selama masa kehamilan agar janin tumbuh menjadi bayi yang sehat dan hindari stres atau kondisi tertekan karena bisa berdampak pada kesehatan calon bayi Anda. Ajaklah calon bayi untuk berkomunikasi, perdengarkan musik yang lembut, atau bacakan dongeng baginya.

Bila buah hati Anda ternyata terdiagnosa ADHD Anda tak perlu panik karena dengan penanganan yang tepat terbukti banyak penderita ADHD yang dapat mengatasi masalah perilaku mereka dan menjalani hidup dengan wajar seperti anak-anak yang lahir normal lainnya. Dengan terapi yang rutin dan peran serta yang besar dari orang tua, seiring berjalannya usia anak-anak ini dapat menerima dan mengatasi gangguan tersebut. Semoga ulasan singkat tentang ADHD pada anak ini dapat menjadi referensi bagi para orang tua.

(Visited 249 times, 1 visits today)

Tags: #kesehatan #kesehatan anak #tips kesehatan

Must read×

Top
error: Content is protected !!